ERP

 

Rangkuman Bab 1 – 2

ERP

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelas 4KA30

Kelompok Ribet :

  1. Faisal Ariyanto (12110524)
  2. Hendy Kusuma (13110229)
  3. Hendy Prasetyo (13110231)
  4. Ade Firdiyantoro (19110458)
  5. Achmad Faisal (10110071)
  6. Idris (13110379)
  7. Muclis Ariyadi (19110046)

     

( Faisal Ariyanto )

  1. MEMAHAMI ERP

Ketika awal tahun 1998, ERP masih merupakan istilah yang sayup-sayup terdengar di beberapa perusahaan dan orang-orang yang berkutat di sekitar manufaktur. Beberapa orang menafsirkan ERP secara sederhana yaitu sebuah software. Tetapi benarkah ERP itu sebuah software dan jika bukan software, seperti apakah bentuk ERP tersebut dan mengapa banyak perusahaan beramai-ramai ingin menggunakannya?

 

 

ERP Singkatan dari tiga elemen, yaitu :

Enterprise        Perusahaan

Resource         Sumber daya

Planning             Perencanaan

Tiga kata ini mencerminkan sebuah konsep yang berujung kepada kata kerja yaitu planning, berarti ERP menekankan kepada aspek perencanaan.

 

 

Jadi, ERP dapat dideskripsikan sebagai sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya organisasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas organisasi tersebut.

( Idris )

Close Loop MRP

Sistem ini dirancang untuk membantu menjalankan rencana pekerjaan di berbagai lokasi pabrik, penjadwalan inventory internal dan eksternal (pemasok). Pengembangan system ini menghasilkan tahap berikutnya dari MRP yaitu Close loop MRP.

Beberapa karakteristik penting yang dimiliki oleh Close Loop MRP adalah :

  • Merupakan sederetan fungsi
  • Terdiri atas alat bantu untuk menyelesaikan masalah prioritas dan perencanaan kapasitas dan dapat mendukung perencanaan dan eksekusi.
  • Menyediakan fasilitas umpan balik dari fungsi eksekusi ke fungsi perencanaan.
  • Rencana dapat diubah/diganti jika diperlukan

Manufacturing Resource Planning (MRP II)

Evolusi berikutnya dari system close loop mrp adalah MRP II(untuk membedakannya dengan MRP, Material Requirement Planing). Isi Mrp IIsama seperti close loop mrp, di tambah 3 elemen yaitu :

  1. Perencanaan penjualan dan operasi.
  2. Antarmuka keuangan.
  3. Simulasi

Enterprise Resource Planning

Dasar-dasar ERP sebetulnya diturunkan dari MRP II, tetapi proses bisnisnya diperluas dan lebih sesuai diterapkan pada kondisi perusahaan yang memiliki beberapa unit bisnis. Tujuan utama implementasi ERP adalah agar perusahaan atau organisasi dapat menjalankan bisnis dalam kondisi yang cepat berubah dan sangat kompetitif, jauh lebih baik dari sebelumnya.

Extended ERP (ERP II)

ERP generasi berikutnya diluncurkan sekitar tahun 2000. Disebut extended ERP karena merupakan perluasan dari fungsi-fungsi yang ada pada system erp sebelumnya.

Manfaat ERP

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan system ERP ini adalah :

  • ERP menawarkan system terintegrasi didalam perusahaan
  • ERP memungkinkan melakukan integrasi secara global..
  • ERP tidak hanya memadukan data dan orang
  • ERP memungkinkan manajemen mengelola aplikasi
  • ERP membantu melancarkan pelaksanaan manajemen supply chain dengan kemampuan memadukannya.

Manfaat diatas dapat diperoleh secara spesifik melalui cara-cara atau fasilitas tertentu yang ada pada ERP.

( Hendy kusuma )

Dukungan sistem terintegrasi pada perusahaan

  • Proses bisnis pada perusahaan manufaktur

    Industri manufaktur : industri yang membuat produk dari bahan mentah, dengan menggunakan tenaga mesin atau tenaga manusia

     

    Dari definisi diatas dapat ditarik karakteristik umum industry manufaktur sebagai berikut:

    • Mengubah satu bentuk bahan menjadi bentuk produk lainya.
    • Prosesnya melibatkan penggunaan mesin dan tenaga manusia
    • Bahan mentah yang diperlukan oleh manufaktur harus dikelola secara optimal

       

  • Berdasarkan tata pengelolaan order atas produknya, terdapat beberapa jenis perusahaan manufaktur, diantaranya:
    • Make to Order
    • Make to Stock
    • Assembly to Order
    • Engineering to
    • Configure to Order
    • Process Manufacturing dan Discrete Manufacturing.
    • Bill of Materials
    • Value Chain

       

       

       

       

( Hendy Presetio )

Rantai Pasok ( Supply Chain ), SCM, dan ERP

Aktifitas – aktifitas yang terlibat pada Supply Chain meliputi pengadaan, aliran uang, pengelolaan material, perencanaan dan kontrol produksi, logistic, dan kontrol inventory, serta distribusi dan penyaluran produk.

SCM merupakan system terintegrasi yang mampu mengelola proses Supply Chain secara keseluruhan.

Manfaat – manfaat dari system terintegrasi :

  • Manfaat terhitung (tangible).
  • Manfaat tidak terhitung

System PDM terbagi menjadi 2 yaitu data management dan process management.

  • Data Management adalah system pada PDM yang digunakan untuk mendokumentasikan spesifikasi, atribut, dan struktur sebuah produk serta berkaitan antar masing elemen data.
  • Process Management digunakan untuk mengendalikan cara orang membuat dan memodifikasi data.

    Fungsi dari Process Management :

    1.    mendokumentasikan apa yang terjadi

    2.    mengelola aliran data antara unit kerja

    3     menelurusuri semua perpindahan pengerjaan produk

    Secara umum, secara Umum beberapa fungsi :

1.    Vault

2.    Management prosses

3.    Management program

4.    Workflow

 

 

 

( Muklis )

Manufacturing Resource Planning (MRP II)

MRP II adalah perkembangan dari konsep Material Requirement Planning (MRP) yang kemudian diperluas sehingga mencakup pengelolaan seluruh sumber daya manufaktur yang meliputi proses perhitungan kebutuhan material, pengadaan (procurement, perencanaan produksi, hingga keuangan (finance). Beberapa fitur MRP II diantaranya adalah :

  • Perencanaan keuangan
  • Simulasi
  • Perencanaan pengadaan yang lebih baik

Distribution Requirement Planning (DRP)

DRP memperluas kkonsep MRP hingga kesistem distribusi fisik. DPR membantu perusahaan untuk memelihara inventory di area distribusi meliputi gudang penyimpanan (warehouse), distributor, retailer, dan seterusnya. Fungsi DPR pada jalur distribusi dapat disejajarkan dengan fungsi MRP II pada jalur produksi.

Lean Manufacturing dan Just-in-Time

Lean Manufacturing sebagai filosofi manajemen yang berfocus pada reduksi 7 sumber pemborosan. Tujuh jenis pemborosan, seperti yang didefinisikan oleh Toyota, selaku pelopor konsep Lean Manufacturing, adalah :

  • Over-production
  • Over-transportation
  • Waiting Time
  • Inventory
  • Motion
  • Process
  • Defects

Prinsip utama Lean Manufacturing adalah:

  • Pull processing
  • Kualitas terbaik
  • Minimalkan pemborosan
  • Perbaikan yang berkelanjutan
  • Fleksibilitas
  • Membangun dan memelihara relasi jangka panjang dengan para pemasok melalui kerja sama berbagai resiko

Konsep lean pada dasarnya adalah menempatkan suatu yang benar, pada tempat dan waktu yang tepat, dengan kualitas yang tepat sambil meminimalkan pemborosan dan tetap fleksibel terhadap perubahan. Konsep ini sering disebut dengan Just-in-Time (JIT) yanng dapat diartikan menempatkan segala sesuatu hanya pada saat diperlukan.

Beberapa manfaat filosofi JIT ini adalah:

  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Mengurangi stok komponen daan bahan baku
  • Meningkatkan kualitas
  • Menyederhanakan sistem

Kanban

Orang Jepang memandang kanban sebagai sistem perpindahan komponen yang sederhana yang bergantung pada kartu dan kotak/kontainer untuk mengambil komponen dari satu unit kerja (work station) ke unit kerja lain dalam jalur produksi. Kanban singkatan dari Kan-card, Ban-signal. Kanban adalah suatu pemasok atau gudang harus menyerahkan komponen pada lintasan garis produksi hanya saat diperlukan, sehingga tidak ada tempat penyimpanan dalam area produksi.

Manfaat penerapan konsep Kanban diantaranya adalah:

  • Penyederhanaan proses dan mudah dimengerti
  • Penyediaan informasi yang cepat dan akurat
  • Transfer informasi hanya memerlukan biaya yang relatif rendah
  • Perubahan dapat diantisipasi dengan cepat
  • Membatasi kelebihan kapasitas dalam proses.

     

( Ade Firdiyantoro )

Customer Relationship Management (CRM)

    CRM adalah strategi yang diterapkan untuk mempelajari kebutuhan dan perilaku konsumen agar perusahaan dapat mempertahankan konsumen tersebut dengan cara membangun relasi yang kuat antara konsumen dengan perusahaan.

    Ide CRM adalah untuk membantu pelaku bisnis menggunakan teknologi dan sumber daya manusia untuk mendapatkan informasi mengenai perilaku konsumen dan nilai konsumen tersebut.

Manfaat yang diperoleh dari penerapan CRM yang baik adalah :

  • Memberikan layanan konsumen yang lebih baik
  • Membuat ‘call center’ menjadi lebih efisien
  • Membuat proses ‘cross sell’ produk menjadi lebih baik
  • Membantu staf penjualan bernegosiasi lebih cepat
  • Menyederhanakan proses pemasaran dan penjualan
  • Mengidentifikasi peluang konsumen baru
  • Meningkatkan pendapatan dari konsumen

Beberapa sistem yang berperan sebagai dukungan atas insfrastruktur produksi dan kebutuhan informasi secara keseluruhan. Beberapa jenis sistem tersebut adalah Management System (MIS), Decision Support System (DSS), Executive Information System (EIS), Data Warehousing, Data Mining, dan Online Analytical Processiong (OLAP).


Management Information System (MIS)

    MIS adalah alat untuk menangkap data internal per area fungsional dan ditujukan untuk menghasilkan laporan periodic atas kinerja organisasi. Misalnya laporan penjualan bulanan, produksi harian dan sebagainya. Karakteristik penting dari MIS adalah bahwa MIS berorientasi historical, artinya informasi yang disajikan menggambarkan keadaan yang sudah terjadi.

 

Decision Support System (DSS)

    DSS adalah sistem aplikasi yang bersifat fleksibel, interaktif, dan adaptif yang dibangun khusus untuk mendukung proses pengambilan keputusan atas masalah manajemen yang tidak terstruktur. Tujuan DSS adalah menyediakan dukungan berbasis computer untuk proses pengambilan keputusan yang bersifat rumit dan tidak rutin.

Setiap DSS, besar atau kecil, sederhana ataupun kompleks, memiliki minimal 4 komponen, yaitu:

  • Manajemen data
  • Subsistem manajemen model
  • Antarmuka
  • User

Executive Information System (EIS)

    EIS adalah bentuk lain DSS yang ditujukan untuk kelompok manajemen atas disuatu perusahaan, sehingga EIS memiliki kemiripan dengan karakter DSS, dengan bentuk yang lebih baik dan fitur-fiturnya lebih canggih. Keberhasilan EIS ditentukan dari kelengkapan dan validitas informasi yang tersedia, kemudahan penggunaan, fleksibel dan dapat dikonstumisasi, fasilitas analisis lengkap, dan menggunakan inovasi teknologi terbaru.

( Achmad Faisal )

Konsep data warehouse adalah penyimpanan data-data transaksi yang sudah lewat untuk kepentingan analisis bisnis. Agar efektif data ini dipisahkan dari data transaksi yang sedang berlangsung. Proses pembangunannya dimulai dengan menyeleksi dan mengumpulkan data-data yang disimpan pada sistem pendukung operasional (transaksi). Data warehouse juga dapat menyimpan metadata, yaitu data mengenai data.

Karakteristik data warehouse sebagai berikut:

  • Organization
  • Consistency
  • Time variant
  • Nonvolatile
  • Relational
  • Client/server.

Alternatif lain dari pengelolaan data dalam jumlah besar adalah Data Mart. Data mart adalah warehouse dalam skala yang jauh lebih kecil, misalnya hanya mencakup unit bisnis atau departemen tertentu.

Data mart dibedakan menjadi dua tipe, yaitu :

– replicate

– stand alone data marts.

Data Mining

Data mining adalah proses untuk mengidentifikasi informasi dari database yang bersifat valid, terkini, berpotensi untuk dimanfaatkan, dan mewakili keadaan yang sebenarnya. Informasi ini digunakan untuk membuat keputusan bisnis yang kritis.

Kemampuan sebuah sistem Data Mining yaitu :

– prediksi tren dan perilaku secara otomatsi.

– kemampuan untuk mengeksplorasi pola yang tidak diketahui.

On-Line Analytical Processing (OLAP)

OLAP bukanlah istilah yang mengacu pada sistem tetapi lebih condong pada aktifitas penggunaan sistem seperti melakukan pemodelan pada DSS menggunakan spreadsheet dan grafis.

Permintaan data (query) melalui OLAP biasanya memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut :

– akses data dalam jumlah yang sangat besar misalnya data penjualan setahun.

– analisis relasi antar berbagai jenis elemen bisnis

– meliputi agresasi data

– membandingkan data hasil agresasi secara rutin, bulanan, tahunan, dan sebagainya.

– menyajikan data dalam berbagai sudut pandang.

– meliputi perhitungan yang rumit di antara berbagai elemen, misalnya melakukan perhitungan perkiraan pendapatan dari penjualan di suatu area.

– dapat memberikan respon yang cepat terhadapat permintaan user.

Peranan dan Posisi ERP pada Perusahaan

Sistem yang dibangun dari konsep ERP dapat mengakomodasi dan menyubstitusi beberapa sistem yang biasanya dibeli dan dipasang secara terpisah pada suatu lingkungan manufaktur. Misalnya, untuk tahap perancangan desai digunakan sistem PDM yang berasal dari perusahaan X, untuk tahap perancangan dan kontrol produksi digunakan sistem MRP II yang berasal dari perusahaan Y, pengadaan dan kontrol terhadap inventory dilakukan dengan sistem Z dan seterusnya.

Tantangan implementasi sistem yang berasal dari sumber yang berbeda-beda tersebut biasanya terletak pada :

– integrasi dan kompabilitas data

– menjaga kemulusan workflow antar sistem

– kesulitan dalam ekstrasi dan pengumpulan data untuk kebutuhan data warehouse

– kesulitan ekstrasi data untuk keperluan laporan

– sulit memulai efektivitas dan kinerja sistem-sistem tersebut

 

Oleh karena itu timbulah ide untuk menerapkan sebuah konsep integrasi sistem yang dapat mengatasi dan menyubstitusi sistem diatas, yaitu Enterprise Resources Planning. ERP sendiri adalah sebuah konsep yang tidak mengacu pada satu sistem tunggal yang berasal dari satu perusahaan. Tentunya keberhasilan implementasi ERP sangat tergantung pada strategi implementasi, pemilihan fitur dan produk yang tepat dan pemahaman atas proses bisnis di lingkungan industri itu sendiri.

 

– SEKIAN –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s