KAITAN SUMBER PRIMER DAN SEKUNDER UNTUK MENDUKUNG PERKEMBANGAN TEMA KARANGAN

Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.
 
sumber primer, atau disebut juga sumber primer merupakan sumber utama yang memuat informasi asli yang dapat dituangkan dalam bentuk kata, gambar, ataupun objek lainnya. Informasi yang terkandung di dalam sumber primer seringkali tidak mengalami proses penyuntingan, sehingga informasi yang disajikan murni apa adanya. Dengan kata lain, sumber primer merupakan sumber informasi yang tidak dilengkapi oleh penafsiran, evaluasi, analisis, peringkasan, atau berbagai jenis komentar dari si pengarang. Namun demikian, sumber primer tidak diterbitkan hanya dalam bentuk tertulis. Memoar dan sejarah lisan juga dapat dikategorikan sebagai sumber primer sehingga tema karangan masih bersifat orisinil.
 
Tema   –à pendek  –à kata atau frasa
Contoh : bertema percintaan, perjuangan, kesenjangan sosial
              –à panjang  –à kalimat (isinya bersifat umum)   
Contoh : Dengan semangat sportivitas, kita sukseskan. . . .
                Melalui Kepedulian Sosial Kita Gencarkan . . . .
 
Tema berarti pokok pemikiran topik yang sudah mengandung tujuan Ide atau gagasan tertentu yang akan disampaikan oleh penulis dalam karangannya disebut tema karangan
Ada dua jenis sumber primer, yaitu naskah (manuscript source) dan sumber yang diterbitkan (published source). Manusrcipt source merupakan rekaman informasi yang masih asli, dapat berupa artefak ataupun naskah yang belum dipublikasikan. Sedangan published source dapat dikelompokkan lagi menjadi dua bagian, yaitu :
 
Dalam bentuk naskah, misalnya seperti surat, buku harian, dan memoar, yang biasanya baru disebarluaskan / diterbitkan setelah kematian seseorang. Informasi yang terkandung di dalamnya biasanya bersifat pribadi dan mendalam.
Materi / rekaman informasi yang memang ditujukan untuk dicetak dan disebarluaskan ke masyarakat. Misalnya seperti artikel di koran, autobiografi, laporan tahunan perusahaan, dan laporan mengenai sensus penduduk.
 
Sumber primer biasanya dihasilkan oleh orang-orang yang terlibat langsung dalam suatu peristiwa, kegiatan, atau kehidupan seseorang. Sumber primer seringkali dihasilkan pada saat atau sesaat setelah suatu peristiwa terjadi, sehingga dapat dikatakan bahwa sumber primer merupakan bukti pertama dari suatu peristiwa. Beberapa contoh sumber informasi primer, di antaranya yaitu :
 
 
  •   Korespondensi
  • Buku harian
  • Artefak
  • Rekaman sejarah lisan
  • Data penelitian
  • Foto
  • Memoar dan autobiografi
  • Pidato
  • Karya kreatif
  • Peta
  • Koran
  • Naskah kuno

 
Sumber informasi yang kedua, yaitu sumber informasi sekunder. Secara garis besar, sumber sekunder dapat dipahami sebagai sumber informasi yang menyajikan penafsiran, analisis, penjelasan, ulasan dari pengarang terhadap topik tertentu. Sumber sekunder bisa juga berupa analisis atau paparan yang mengambil sumber primer sebagai objek pembahasannya, sehingga dapat dikatakan bahwa sumber sekunder  merupakan reproduksi dari sumber primer. Seringkali, sumber sekunder ditulis atau direkam bertahun-tahun setelah suatu peristiwa bersejarah terjadi. Pada beberapa kesempatan, sumber sekunder juga digunakan sebagai sarana untuk mengajukan pendapat ataupun mengungkapkan pernyataan yang mendukung pendapat penting dari seseorang maupun kelompok tertentu.
 
 Contoh sumber sekunder:
 
 
  • Monograf / buku teks
  • Ensiklopedi
  • Paparan tentang fotografi
  • Editorial
  • Ulasan mengenai pidato
  • Artikel majalah atau jurnal
  • Analisis data penelitian
  • Tinjauan (review) artikel dan literatur
  • Tesis dan disertasi
  • Biografi
  • Indeks dan abstrak
  • Kamus

Kedua sumber tersebut, baik primer dan sekunder memang cukup sulit untuk dibedakan. Suatu sumber primer dapat menjadi sumber sekunder, dan begitu pula sebaliknya, tergantung bagaimana seseorang/pengguna menggunakannya. Sebagai contoh, sumber informasi berjudul Pidato Presiden pada Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 45 dapat menjadi sumber primer apabila yang akan dipelajari adalah makna kemerdekaan selama 45 tahun kemerdekaan RI dari pidato tersebut. Namun, akan menjadi sumber sekunder apabila yang akan dipelajari adalah filosofis asal yang mengilhami terciptanya paparan pidato tersebut.
 

 

 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s